Blog Archive

FIND ME AT

Showing posts with label Skinfo. Show all posts
Showing posts with label Skinfo. Show all posts
Hi! Aku mau sedikit berbagi cerita, keluhan, sekaligus tips nih untuk teman-teman yang sedang struggling dengan jerawat dan beruntusan.

Ketika akhirnya aku memutuskan untuk berbagi cerita, ulasan, dan pengetahuanku mengenai skincare di instagram, aku sering banget nemu pertanyaan semacam "Skincare yg bagus buat ngilangin beruntusan apa ya?" / "Aku lagi jerawatan nih, pakai serum apa ya yg bisa ilangin jerawat sampai ga berbekas?". Hampir tiap hari ada aja yg mengajukan pertanyaan semacam ini dengan harapan skincare bisa menjadi 'obat' untuk menyembuhkan jerawat ataupun beruntusan.

Aku nggak mau menyalahkan penanya sih, jerawat dan beruntusan memang sering kali bikin kita jadi nggak percaya diri dan frustasi. Aku pun sesekali masih tau-tau jerawatan. Tapi, fase frustasi udah lewat, sekarang aku udah jauh lebih tenang saat menghadapi jerawat karena udah punya cara paling ampuh untuk ngeredainnya.

Mau tau nggak cara meredakan jerawat versiku?

Caranya

adalah

dengan

cari tau

apa

penyebabnya.

Hehe.

Di setiap orang, jerawat dan beruntusan disebabkan oleh hal yg berbeda-beda. Makanya, teman-teman jangan keburu percaya kalau ada yg ngasih saran untuk pakai skincare ini itu untuk 'ngobatin' jerawat. Bukan, bukan karena yg menyarankan pakai skincare tersebut lagi bohong atau lagi jualan. Tapi, karena beruntusan dan jerawat yg orang lain alami, belum tentu sama kasusnya dengan yg kita alami. Sehingga apa yg berhasil meredakan jerawat/beruntusannya belum tentu akan berhasil juga di kulit kita.

Sebelum nanya saran ke orang lain skincare apa yg ampuh, kita perlu menelusuri kira-kira jerawat dan beruntusan di kulit kita karena apa sih?

Sebuah contoh kasus: Misalnya A pernah jerawatan kemudian pakai Exfoliating Toner X secara rutin. Eh, jerawatnya jadi reda! Apakah berarti Exfoliating Toner X adalah obat jerawat yg ampuh untuk semua orang yg berjerawat? Jawabannya adalah bukan.

Fungsi yg dilakukan Exfoliating Toner adalah membantu meluruhkan sel-sel kulit mati, bahkan Exfoliating Toner yg mengandung BHA bisa menembus sampai ke dalam pori-pori. Bisa jadi, kenapa Exfoliating Toner X bisa meredakan jerawat di kulit A adalah karena jerawatnya disebabkan oleh penumpukan sel-sel kulit mati yg kemudian menyumbat pori-pori (selain karena faktor kecocokan dan tidak mengandung ingredient alergen untuk kulitnya). Kesalahan menyimpulkan bahwa yg meredakan jerawat adalah Exfoliating Toner X, bukan kemampuan Exfoliating Toner X untuk mengatasi penyebab jerawatnya, membuat banyak orang merekomendasikan Exfoliating Toner X sebagai 'obat' jerawat one for all atau satu untuk semua.

Kalau kasus jerawatnya ternyata karena kulit dehidrasi (rendahnya kadar air yg tersimpan di kulit), kira-kira akan bisa reda juga nggak pakai Exfoliating Toner X? Belum tentu. Bisa iya, kalau Exfoliating Toner X mengandung ingredients yg menambah kelembaban kulit, bisa enggak kalau Exfoliating Toner X hanya mampu melakukan fungsi peluruhan sel kulit mati. Ya masa sakit perut karena maag bisa sembuh dengan obat diare? Kira-kira seperti itu analoginya.

Jadi, teman-teman sebaiknya belajar dulu mekanisme bagaimana jerawat bisa terbentuk, apa saja trigger-trigger yg mungkin menyebabkan kulit kita berjerawat/beruntusan supaya proses penyembuhannya lebih efektif dan efisien. Setelah mempelajari ini, baru refleksikan ke kulit dan kebiasaan kita masing-masing, manakah yg kira-kira memungkinakan sebagai penyebab jerawat dan beruntusan di kasus yg kita alami? Dan langkah tepat apa yg bisa kita lakukan untuk 'lepas' dari penyebab tersebut?

Setelah 3 tahun skincare-an dan jerawatan, pernah juga beruntusan, aku merangkum beberapa kemungkinan penyebab jerawat untuk teman-teman berdasarkan pengalaman dan fakta saintifik. Sebelumnya, aku mau kasih tau dulu mekanisme pembentukan jerawat (diambil dari ilustrasi di Blog Kak Stefan):

Pori-pori tersumbat sehingga sebum (minyak) terperangkap di dalamnya -> jumlah oksigen di dalam pori-pori menipis membuat bakteri penyebab jerawat tumbuh subur -> tubuh membaca situasi ini sebagai infeksi -> sistem imun bereaksi -> terjadilah inflamasi.
Beruntusan pun sebetulnya sama, karena ada penyumbatan di pori-pori, tapi nggak sampai terjadi inflamasi makanya nggak keluar 'putih-putihnya' dan nggak sakit saat dipegang.

Nah, dari penjelasan mekanisme tersebut ada beberapa kemungkinan kenapa pori-pori bisa tersumbat dan kulit jadi terinflamasi:

1. Dehidrasi
Ketika kulit kekurangan air dan mengalami kekeringan (bisa terjadi karena kurang minum atau kelembaban udara di luar rendah), kelenjar sebum (minyak) sangat aktif bekerja memproduksi sebum untuk melembabkan kulit. Kalau sebum terlalu banyak yg diproduksi, kemungkinan pori-pori dipenuhi sebum pun meningkat, sekali tersumbat, boom! Jerawat atau beruntusan muncul deh!

2. Penumpukan Sel Kulit Mati
Salah satu yg bikin sebum terperangkap di kulit adalah sel kulit mati yg jumlahnya tidak terkendali. Penurunan kinerja kulit dan keadaan yg tidak ideal membuat kulit terkadang membutuhkan bantuan skincare untuk meluruhkan sel kulit mati.

3. Bakteri, Jamur, dan Polusi
Bakteri, jamur, dan polusi juga bisa memberikan sinyal 'bahaya' ke kulit sehingga terjadilah inflamasi. Perhatikan kebersihan tangan sebelum menyentuh kulit muka, kebersihan sarung bantal, brush/sponge makeup, rambut, helm, topi, dan benda-benda lain yg bisa mentransfer bakteri ke kulit muka. Coba bayangin kalau ternyata kulit kita jerawatan karena sarung bantal yg nyentuh muka terakhir dicuci 3 bulan lalu, mau pakai skincare apa pun juga, kalau serungnya nggak diganti dan dicuci, teman-teman pasti tetep akan jerawatan.

4. Nggak Cocok Skincare/Pengaplikasian yg Tidak Tepat
Bisa karena kulit kita alergi sama bahan yg ada di dalam skincarenya, atau karena skincarenya nggak terserap secara sempurna ke dalam kulit sehingga menyumbat pori-pori, atau karena skincare-nya nggak cocok dipakai barengan sama skincare lain yg udah duluan kita pakai, atau karena kita meletakkan skincare tersebut di slot yg nggak tepat. Kalau memang karena nggak cocok pakai skincarenya, begitu distop jerawat dan beruntusan akan mereda sendiri. Justru nyari 'obat' dengan nambah skincare lain yg juga belum tentu cocok, tapi nggak stop penyebabnya, bisa bikin jerawat makin parah.

5. Stress, Jam Tidur Tidak Teratur, dan Pola Makan
Tuhkan, lagi-lagi nggak semua jerawat dan beruntusan bisa sembuh dengan 'skincare'. Terlalu banyak makan manis, jarang makan sayur dan buah, kurang minum air mineral, terlalu banyak konsumsi produk turunan susu sapi, goreng-gorengan, dan lain-lain juga bisa menyebabkan kulit terinflamasi. Termasuk, alergi dengan bahan makanan tertentu. Pastikan juga untuk tidur yg cukup setiap hari dan nggak terlalu sering begadang dan tidur lewat tengah malam agar proses regenerasi kulit dan metabolisme tubuh tidak terganggu.

6. Kurang Tuntas Membersihkan Kulit
Terutama untuk teman-teman yg tinggal di area berpolusi tinggi dan yg rajin pakai makeup. Kalau sisa kotorannya nggak terhapus dengan sempurna bisa menyumbat pori-pori loh. Makanya, jangan lupa double cleansing ya!

7. Pemakaian Produk Eksfoliasi, Vit. C, ataupun Retinol
Kalau teman-teman jerawatan setelah pakai skincare yg mengandung bahan-bahan di atas, bisa jadi teman-teman purging, bisa juga nggak cocok karena terlalu 'keras'. Apa itu purging? Teman-teman bisa cek google yah. Saranku, mulailah dari dosis kecil, pastikan kulit teman-teman siap, dan baca sebanyak-banyaknya referensi sebelum mencoba.

8. Rusaknya Skin Barrier
Skin Barrier adalah lapisan di permukaan kulit yg menahan kelembaban dan membentengi kulit dari bakteri yg masuk. Kenapa bisa rusak? Beberapa penyebabnya adalah pemakaian skincare yg terlalu harsh untuk kulit, bikin kulit kering berlebihan, pemakian produk eksfoliasi yg terlalu berlebihan, atau bahkan karena kulit sama sekali nggak pernah dirawat!


So, setelah baca 8 poin penyebab jerawat dan beruntusan di atas, teman-teman bisa simpulkan, kan, bahwa skincare atau 'obat' jerawat yg ampuh di kulit kita adalah yg sesuai dengan penyebab jerawat dan beruntusannya. Nggak ada ceritanya 1 produk ajaib bisa meredakan jerawat dan beruntusan nggak peduli penyebabnya apa. Kalau dirasa sulit, jangan malu dan takut pergi ke dokter untuk mendapatkan diagnosa yg lebih akurat mengenai penyebab jerawat di kulit teman-teman ok! Semoga bermanfaat!

P.s. Kalau teman-teman ada poin lain yg mau ditambahkan, bisa komen di bawah atau email ke aku ya!


Stay hydrated everyone, sampai jumpa di tulisan selanjutnya!

Skincare Buat Jerawat dan Beruntusan Paling Ampuh!

Sunday, August 4, 2019



Halo teman-teman!

Kayanya beberapa tahun terakhir, beauty industry lagi naik daun ya. Seneng deh liat orang-orang udah mulai banyak yg aware masalah kesehatan kulit dan kecantikan. Dengan market yang semakin besar, beauty brand juga sekarang makin kreatif dan inovatif dalam memberikan berbagai pilihan untuk konsumen. Mau lokal atau Asia atau Western, serum kek toner kek sunscreen kek semua udah gampang banget kita dapetin di berbagai platform penjualan. Seneng sih, tapi justru bikin bingung gak karena terlalu banyak jenis?

Nah, sebenernya, ada guidance generik untuk pakai skincare. Dulu, kita percaya bahwa skincare mulai pakainya dari yg paling cair ke yg paling kental. Kalau menurut aku, dengan formulasi dan teknologi yg makin canggih, tekstur skincare bisa banget mengelabui. Misalnya teksturnya watery banget tapi ternyata nyerepnya susah, atau tekstur kental tapi pas kena kulit langsung leleh mudah meresap kaya air, atau sebenernya produknya adalah cream tapi teksturnya cair, making puyeng deh kalo harus ngikutin aturan cair ke kental.

Akhirnya, aku dan temen-temen reviewer cukup sering dapat pertanyaan, ini gunanya apa sih kak? Ditaruh di step mana ya? Setelah apa? Padahal kalau temen-temen udah hapal beda dan gunanya, justru sebelum beli temen-temen udah pasang inceran "aku cari toner ah" atau "aku cari serum aja deh" sekaligus kebayang produk tersebut akan ditaruh di slot mana. So, here we go!

1] FIRST CLEANSER: Basically, first cleanser ini biasanya berbentuk cleansing oil, cleansing balm, cleansing cream, makeup remover, atau micellar water. Fungsi utamanya adalah menghapus kotoran baik yg larut dalam minyak maupun air, contoh: debu polusi, sunscreen, makeup, dll. Sabun cuci muka doang bakalan kurang ampuh ngangkat kotoran yg larut dalam minyak seperti makeup. Proses cleansing yg tuntas akan membantu membersihkan jalur di pori-pori kita agar skincare yg kita pakai mudah diserap.

2] SECOND CLEANSER: a.k.a. sabun muka. Kalau ini pasti sebagian besar udah pada punya lah ya, mau bentuknya cream, gel, cleansing milk, berbusa atau pun nggak berbusa, bebas aja. Nah fungsi second cleanser adalah membersihkan residu dari first cleanser, jadi kulit udah terbebas dari berbagai macam kotoran yang mungkin menghambat penyerapan skincare.

3] EXFOLIATING TONER/SERUM/PAD: Kalau mau dibahas lengkap, exfoliation ini akan jadi berjudul-judul, singkatnya guna exfoliating adalah untuk membantu merangsang regenerasi sel dan meluruhkan sel-sel kulit mati, khusus untuk BHA (salisylic acid dan betaine salicylate) bisa membersihkan sampai ke dalam pori-pori. Sama seperti cleanser, exfoliation membuka jalur untuk skincare selanjutnya supaya terserap dengan baik. Walaupun sel kuit mati bukan kotoran (normal banget manusia punya sel kulit mati bahkan dalam tingkat tertentu diperlukan), tapi kalau kebanyakan dia akan menyumbat pori-pori.

4] FIRST ESSENCE/TREATMENT TONER/TREATMENT ESSENCE/ACTIVATING SERUM/BOOSTER: Mirip sama toner sih sebenernya, yg bikin unik biasanya mereka semua mengandung bahan yg difermentasi. First Essence akan memberikan kelembaban pertama di kulit yang membantu supaya skincare selanjutnya jadi lebih mudah terserap, katanya sih bahan-bahan fermentasi bisa masuk sampai lapisan kulit yg lebih dalam juga, udah pada tau kan skincare akan lebih mudah terserap dan bekerja lebih baik di kulit yg lembap? Nah ini lah kenapa banyak yg percaya pakai First Essence bikin hasil skincare-skincare selanjutnya lebih nampol.

5] HYDRATING TONER/BALANCING TONER/BLABLABLA WATER (DI SKINCARE JEPANG DISEBUT LOTION): Kalau tubuh kita butuh minum air mineral supaya metabolisme lancar, minuman untuk kulit tuh namanya Toner. Lhaaa intinya sama kaya essence dong bikin kulit lembap? Yes, tapi biasanya hydrating toner lebih lembab daripada first essence. Jadi menurutku First Essence ga wajib, kalau toner kira-kira gimana? Kalau temen-temen ga minum sama sekali seharian rasanya kaya apa?

6] ESSENCE/SERUM/AMPOULE: Essence di sini beda sama essence di atas ya. Jangan lupa baca saran pemakaian di wadah skincare untuk lihat apakah skincare tersebut first essence (pemakaian di slot awal skincare) atau essence serum. Sebenernya, essence/serum/ampoule tuh sama yaitu produk skincare dengan ingredients berkonsentrasi tinggi, ditargetkan untuk membantu mengurangi/menyelesaikan masalah kulit tertentu, entahlah kemerahan karena iritasi, kulit kering, hiperpigmentasi, tanda-tanda penuaan, kulit kusam, dan lain-lain. Ada yg menyebutkan bahwa essence konsentrasinya sedikit lebih rendah dan ampoule yg paling tinggi, ada juga yg nyebutin bahwa essence lebih encer kemudian ke serum dan yg paling pekat adalah ampoule, tapi klaim tersebut ga didukung oleh data yg cukup. Jadi sementara ini, kita asumsikan aja mereka semua sama.

7] EYE SERUM/EYE CREAM: Area mata biasanya menunjukkan tanda-tanda penuaan paling pertama i.e. kerutan, karena jenis kulit di area ini lebih elastis dan tipis. Nah, eye serum dan eye cream bekerja untuk memperlambat munculnya kerutan di area mata dengan formula khusus yg lebih potent dan sesuai dengan keunikan jenis kulit area mata. Hasilnya area mata akan lebih lembab dan cerah. Ingat ya, menjaga kelembaban adalah koentji!

8/9] FACE OIL: Plis jangan pikir ini semacam minyak goreng atau minyak kayu putih okay. Face Oil jaman sekarang teksturnya udah ringan-ringan, nyerep kok ke kulit, ga kaya abis renang di gorengan. The fact is banyak moisturizer berbahan oil, jadi nggak perlu parno. Oil punya kemampuan mengisi space di kulit kita sehingga permukaanya terasa lebih rata, hence lebih lembut. Kasih extra kelembaban juga dan dalam tingkat tertentu membantu menjaga kelembaban tetep stay di permukaan kulit.

9/8] MOISTURIZER/SLEEPING MASK/LOTION/EMULSION (DALAM SKINCARE JEPANG DISEBUT MILK):  Sebagian menjadikan step ini step akhir (kalau malem), sebagian lagi masih melanjutkan ke step selanjutnya (re: face oil, jadi oil bisa sesudah atau sebelum tergantung lebih terasa berat yg mana), terserah masing-masing individu aja ga perlu dipusingin. Selama tidur dan beraktivitas secara alamiah kulit kita akan kehilangan banyak air. Padahal air tuh penting banget lho untuk menjaga kesehatan kulit. Ada cara yg kita bisa lakukan untuk memperlambat/menahan air supaya ga terlalu banyak/terlalu cepat keluar dari kulit yaitu dengan melapisi permukaan kulit pakai moisturizer. Biar ga percuma capek-capek minum toner abis itu menguap secepat kilat. Perbedaan dari istilaah penamaan moisturizer itu apa sih? Sleeping mask biasanya jauh lebih pekat, lengket, dan berat jadi kunciannya lebih "kenceng" tapi ga akan kepake untuk pagi hari. Sedangkan lotion, emulsion dan milk konsistensinya cenderung lebih ringan tapi kunciannya juga cenderung lebih "kendor" juga.

10] SUNSCREEN/SUNBLOCK: Matahari selain jadi sumber kehidupan dan energi di muka bumi juga bahaya guys! Radiasi sinar ultravioletnya bisa merusak sistem dan struktur kulit i.e. bikin kulit cepet keriput, bikin bekas jerawat ga pudar-pudar, bikin muncul flek-flek hitam, mengacaukan kerja skincare-skincare sebelumnya yg udah dipakai, dan dalam jangka panjang men-trigger sel kanker di kulit untuk berkembang biak. Nah, sunscreen adalah pahlawan kita semua yg melindungi kulit dari sinar ultraviolet itu tadi. Jadi, percuma skincarean kaya apa juga kalau gak pakai sunscreen di pagi, siang dan sore hari.

That's it! Udah.

Oh iya, urutan ini ga berlaku untuk skincare dengan bahan aktif yg potent seperti retinol dan vitamin C ya. Pun retinol dan vitamin C ini udah masuk tahap advanced, bukan dasar lagi.

Selain fungsi dasar, beberapa skincare memberikan benefit tambahan. Tapi perlu diingat, jangan sampai fungsi dasar skincarenya malah nggak dapet loh atau malah cari-cari face wash yg bisa ilangin jerawat, yg bikin cerah, bikin awet muda, NO NO NO. That's not what face wash is for. Semoga dengan tau kegunaan dasar masing-masing, temen-temen jadi tau harus berekspektasi apa pada skincare yg dibeli.

So, gimana udah paham kan hubungan dari masing-masing jenis skincare dan perbedaanya? Dengan fungsi yg berbeda-beda dan mendukung satu sama lain, semua jenis skincare yg kusebut di atas bekerja saling terintegrasi untuk menjaga kesehatan kulit secara menyeluruh supaya hasil yg ingin dicapai lebih maksimal.


Stay hydrated everyone, sampai jumpa di tulisan selanjutnya!

Step-Step Lengkap Pakai Skincare

Saturday, July 6, 2019

Instagram